JqhSRCdUrfr1KyxYuxtPdSuGcgp6mT2tPj27Nc05

Ini Profil 8 Jenderal Termuda TNI/Polri Lulusan Akmil 1998 yang Gemilang!

Jenderal Termuda

Generasi baru jenderal-jenderal muda mengukir sejarah dengan ketangguhan dan prestasi mereka. Delapan jenderal termuda TNI dan Polri, lahir dari Akademi Militer angkatan 1998 dan 1999. Mereka mengukir prestasi gemilang dengan cepat dan berani.

Dengan usia yang masih muda, para alumni Akmil 1998/1999, itu telah memecahkan rekor sebagai jenderal termuda dalam sejarah TNI/Polri. Puncak kejayaan mereka terlihat ketika mereka memperoleh bintang satu dipundak setelah perjalanan karir dan pengabdiannya.

Beberapa di antara mereka adalah peraih bintang Adhi Makayasa, pernah menjadi ajudan Wakil Presiden KH Maruf Amin, serta prajurit elit dari Kopassus. Bahkan, ada yang memiliki pengalaman sebagai mantan ajudan Presiden Jokowi, sebuah tanda kepercayaan yang membanggakan.

Saat ini, para jenderal muda ini telah menyebar di berbagai cabang TNI dan Polri. Usia mereka rata-rata masih di bawah 50 tahun.

Jenderal Termuda

Nama-nama perwira tinggi ini antara lain: Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko, Marsekal Pertama Abdul Haris dari TNI Angkatan Udara, serta Brigadir Jenderal Marinir Samson Sitohang dari TNI Angkatan Laut.

Tak ketinggalan Brigadir Jenderal Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dari Kepolisian, yang juga menorehkan prestasi sebagai jenderal termuda Polri.

Berikut adalah Profil Jenderal termuda di Indonesia:

1. Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko

Lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 30 November 1976. Saat ini, beliau menjadi salah satu jenderal termuda TNI Angkatan Darat. Menjalani peran penting sebagai Danmentar Akmil sejak 27 April 2023. Mari kita telusuri lebih dalam tentang jejak karier dan prestasi dari sosok ini.
  • Prestasi Pendidikan
Sebagai lulusan terbaik dan penerima Adhi Makayasa Akademi Militer 1998, Dwi Sasongko telah membuktikan keunggulannya sejak dini. Beliau berasal dari korps Infanteri, menandakan dedikasi yang kuat dalam bidang tersebut.
  • Jejak Karier
Dwi Sasongko telah meniti karier dengan penuh dedikasi dan prestasi yang gemilang. Jabatan terakhirnya sebelum menjabat sebagai Danmentar Akmil adalah sebagai Paban VI/Kermalat Non Asean Slatad.
  • Pendidikan Militer dan Pengembangan Profesional
Sebagai seorang prajurit, pendidikan militer merupakan landasan utama. Dwi Sasongko telah menyelesaikan berbagai program pendidikan dan pengembangan profesional, seperti MA Taruna Nusantara dan Akademi Militer. Hingga berbagai kursus dan pelatihan lainnya seperti Sesarcab Inf dan Selapa Inf.
  • Pengakuan dan Prestasi
Tak hanya itu, Dwi Sasongko juga juga termasuk lulusan terbaik dari Dikreg Seskoad dan Sesko TNI. Prestasi ini menegaskan kompetensi dan dedikasi beliau dalam menjalani tugas dan tanggung jawabnya.

2. Profil Brigadir jenderal TNI Imam Gogor

  • Perjalanan Karier yang Gemilang
Lahir di Kediri, Jawa Timur pada tanggal 16 Februari 1977, Imam Gogor telah menorehkan sejarah dengan pecahnya bintangnya pada usia yang begitu muda, yaitu 45 tahun 4 bulan.

Beliau merupakan lulusan Akademi Militer 1998, menandakan awal dari sebuah perjalanan karier yang gemilang di dunia militer Indonesia.

Dalam kurun waktu yang singkat, Imam Gogor berhasil meraih pangkat Brigadir Jenderal TNI pada tanggal 26 Juni 2023. Kemudian ditugaskan oleh Panglima TNI menjadi Asisten Personil (Aspers) Kaskostad.
  • Prestasi dan Penghargaan
Pengalaman dan keahlian Imam Gogor tak dapat dipandang sebelah mata. Sebelum menjabat sebagai Aspers Kaskostad, beliau juga dipercaya sebagai Ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2021 sampai 2022.

Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Komandan Korem 083/Baladhika Jaya pada tahun 2022 sampai 2023. Kemudian pecah bintang satu saat menjabat sebagai Aspers Kaskostrad.
  • Partisipasi dalam Acara Penting
Dalam acara-acara kenegaraan, Imam Gogor juga telah memegang peran penting. Beliau dipercaya sebagai Komandan Upacara Pengibaran Bendera dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 pada tanggal 17 Agustus 2020. 

Lalu Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila ke-76 di Gedung Pancasila pada tanggal 1 Juni 2021.

3. Brigadir Jenderal TNI Fierman Sjafirial Agustus

  • Lahir pada 17 Agustus 1976, Fierman Sjafirial Agustus meraih pangkat Brigadir Jenderal TNI dan ditugaskan sebagai Danrem 064/Maulana Yusuf sejak 17 November 2023.
  • memiliki riwayat pendidikan dan pengalaman yang mengesankan, mulai dari pendidikan di Akademi Militer hingga pelatihan lainnya seperti Selapa dan Seskoad. Pernah juga menjabat Danyonif 743/Pradnya Samapta.
  • Sebagai lulusan Akademi Militer tahun 1998 dari kecabangan Infanteri Kopassus, Fierman telah meniti karier yang cemerlang. Mulai dari jabatan sebagai Pama Kopassus hingga Ajudan Wakil Presiden RI sebelum menjabat sebagai Danrem.

4. Brigadir Jenderal TNI Anan Nurakhman

  • Anan Nurakhman, lahir pada 21 Desember 1976, juga merupakan salah satu jenderal muda yang membanggakan. Beliau mengemban amanat sebagai Kapok Sahli Danpusterad sejak 29 November 2023.
  • Sebagai lulusan Akademi Militer tahun 1998 dari Infanteri Kopassus, Anan telah menorehkan prestasi dengan menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana. Sebelumnya telah meniti karier dari berbagai jabatan penting di TNI.
  • Anan Nurakhman memiliki pengalaman sebagai Dandim 1623/Karangasem dan Waaster Danjen Kopassus.

5. Marsekal Pertama Abdul Haris

  • Kenaikan Pangkat dan Prestasi
Pada tanggal 3 Agustus 2023, Abdul Haris meraih pangkat Marsekal Pertama TNI AU. Saat itu, usianya baru mencapai 46 tahun 7 bulan.

Marsekal Pertama adalah pangkat bintang satu yang setara dengan Brigadir Jenderal di TNI AD, menandakan prestise dan tanggung jawab yang besar di dalam institusi militer.
  • Jejak Karier dan Pengalaman
Alumni Akademi Angkatan Udara 1998 itu berhasil menyelesaikan pendidikan militer di lembaga bergengsi tersebut.

Sebelum meraih pangkat Marsekal Pertama, Abdul Haris telah meniti karier yang cemerlang, termasuk bertugas sebagai ajudan Presiden Jokowi selama dua tahun dari 2019 sampai 2022.
  • Tugas Baru dan Penghargaan
Setelah bertugas sebagai Danlanud Sulaiman Kota Bandung, Abdul Haris kemudian dipercaya sebagai Komandan Kosek IKN Koopsudnas. Pangkatnya pun naik menjadi satu bintang, sebuah penghargaan yang menegaskan keberhasilannya dalam menjalani tugas dan tanggung jawabnya.

Upacara kenaikan pangkat Abdul Haris dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, menandai momen penting dalam karier militernya.

6. Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah

Jenderal Termuda
  • Awal Karier dan Pendidikan
Dilahirkan pada 13 Agustus 1977 di Gresik, Jawa Timur, Aulia Dwi Nasrullah memulai karier militernya setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 1998. Sosok yang dihormati dalam jajaran TNI Angkatan Darat ini memiliki pengalaman lebih dari 26 tahun dalam karier militer
  • Prestasi dalam Berbagai Jabatan
Sejak berpangkat mayor infanteri, Aulia Dwi Nasrullah telah menunjukkan kompetensinya dalam berbagai posisi penting. Mulai dari menjabat sebagai Dansatgas Indo FPC di Kongo hingga Dandim 0623/Cilegon.

Kiprahnya dalam pasukan elite Kopassus sebagai Danyon II Group 1 dan Komandan Grup 2 Kopassus menegaskan keberaniannya dalam menghadapi tugas-tugas yang menantang.
  • Peran Terbaru
Saat ini, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menjabat sebagai Asops Kasgabwilhan III, sebuah tanggung jawab yang memerlukan kecerdasan taktis dan kepemimpinan yang kuat.

Sebelumnya, beliau juga telah menduduki berbagai posisi strategis, seperti Aslog Danjen Kopassus dan Waaslog Kaskogabwilhan III.

7. Brigjen TNI Marinir Samson Sitohang

  • Awal Karier dan Pengalaman Luar Biasa
Dilahirkan pada 19 April 1975 di Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sumatera Utara, Samson Sitohang telah menorehkan prestasi gemilang dalam karier militer.

Sebelum mendapatkan pangkat Brigjen TNI, Samson Sitohang memiliki pengalaman yang luar biasa, termasuk bertugas sebagai ajudan Jokowi selama dua tahun dari 2019 hingga 2021.
  • Kenaikan Pangkat dan Tugas Baru
Samson Sitohang mencapai puncak karier militernya saat dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal TNI (Mar) pada bulan Agustus 2023. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menugaskannya sebagai Dankodikmar Kodiklatal.
  • Prestasi dalam Misi Pembebasan
Selain tugas-tugas rutin dalam karier militer, Samson Sitohang juga terlibat dalam misi pembebasan KM Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia. Prestasi ini menunjukkan keberaniannya dalam menghadapi situasi yang berisiko tinggi.
  • Penghargaan dan Pengakuan
Upacara kenaikan pangkat Samson Sitohang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Laporan kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI, menegaskan secara resmi pengangkatan Samson Sitohang sebagai Brigadir Jenderal TNI.

8. Brigjen Polisi Adi Vivid Agustiadi Bachtiar

Prestasi Awal dan Penghargaan

  • Lahir pada 12 Agustus 1977 di Purwodadi, Jawa Tengah, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar meraih kenaikan pangkat sebagai Brigjen Polisi pada usia yang relatif muda, yaitu 45 tahun.
  • Pecah bintang pada 4 November 2022, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menjadi salah satu jenderal termuda di lingkungan Polri.

Peran dan Tugas

  • Sebagai salah satu orang kepercayaan Presiden Jokowi, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar pernah bertugas sebagai ajudan Presiden. Ini menunjukkan kepercayaan yang besar dari pemerintah terhadap kemampuannya.
  • Pada tahun 2022, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar ditugaskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipid) Siber Polri. Di tempatkan sebagai salah satu pemimpin di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.

Pengalaman dan Pencapaian

  • Sebagai lulusan Akpol 1998, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar telah mengumpulkan pengalaman yang luas dalam bidang reserse dan keamanan.
  • Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam memimpin wilayah penting di Indonesia.
  • Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar adalah Akpol 1998 pertama yang pecah bintang. Anak dari Jenderal Pol (purn) Da'i Bachtiar ini tercatat sebagai jenderal termuda bintang satu Polri.
Demikian tadi 8 Jenderal termuda yang mempunyai karier topcer dan gemilang. Jejak karier yang mengesankan dan pengalaman yang luas membuat mereka menjadi salah satu pemimpin yang dihormati dalam jajaran TNI dan POLRI.

Post a Comment